Sunday, 1 February 2009

Sekilas Tentang Bahasa Pemrograman




Apa yang Disebut Bahasa Pemrograman?

Bahasa pemrograman adalah teknik komunikasi standar untuk mengekspresikan
instruksi kepada komputer. Layaknya bahasa manusia, setiap bahasa memiliki tata tulis
dan aturan tertentu.

Bahasa pemrograman memfasilitasi seorang programmer secara tepat menetapkan data
apa yang sedang dilakukan oleh komputer selanjutnya, bagaimana data tersebut
disimpan dan dikirim, dan apa yang akan dilakukan apabila terjadi kondisi yang variatif.
Bahasa pemrograman dapat diklasifikasikan menjadi tingkat rendah, menengah, dan
tingkat tinggi. Pergeseran tingkat dari rendah menuju tinggi menunjukkan kedekatan
terhadap ”bahasa manusia”.





    Kategori Bahasa Pemrograman :

  1. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi
    Merupakan bahasa tingkat tinggi yang mempunyai ciri-ciri mudah dimengerti karena
    kedekatannya terhadap bahasa sehari – hari. Sebuah pernyataan program
    diterjemahkan kepada sebuah atau beberapa mesin dengan menggunakan
    compiler.

  2. Sebagai contoh adalah : JAVA, C++, .NET


    1. Compiler :
      Komputer hanya memahami satu bahasa, yaitu bahasa mesin. Bahasa mesin adalah
      terdiri dari nilai 0 dan 1. Sangatlah tidak praktis dan efisien bagi manusia untuk
      membuat program yang terdiri dari nilai 0 dan 1, maka dicarilah suatu cara untuk
      menterjemahkan sebuah bahasa yang dipahami oleh manusia menjadi bahasa mesin.

  3. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah
    Bahasa pemrograman generasi pertama. Bahasa jenis ini sangat sulit dimengerti
    karena instruksinya menggunakan bahasa mesin. Disebut juga dengan bahasa
    assembly merupakan bahasa dengan pemetaan satu – persatu terhadap instruksi
    komputer. Setiap intruksi assembly diterjemahkan dengan menggunakan
    assembler.

  4. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah
    Dimana penggunaan instruksi telah mendekati bahasa sehari – hari, walaupun masih
    cukup sulit untuk dimengerti karena menggunakan singkatan – singkatan seperti
    STO yang berarti simpan (STORE) dan MOV yang artinya pindah (MOVE). Yang
    tergolong dalam bahasa ini adalah Fortran.

Monday, 12 January 2009

Mengenal Lebih Dekat Pemrograman JAVA

Sejarah Singkat JAVA :

Pada 1991, sekelompok insinyur Sun dipimpin oleh Patrick Naughton dan James
Gosling ingin merancang bahasa komputer untuk perangkat konsumer seperti cable
TV Box. Dikarenakan perangkat tersebut tidak memiliki banyak memori, bahasa
harus berukuran kecil dan mengandung kode yang liat. Juga karena manufaktur-manufaktur
berbeda memilih processor yang berbeda pula, maka bahasa harus
bebas dari manufaktur manapun. Proyek diberi nama kode ”Green”.
Kebutuhan untuk fleksibilitas, kecil, liat dan kode yang netral terhadap platform
mengantar tim mempelajari implementasi Pascal yang pernah dicoba. Niklaus Wirth,
pencipta bahasa Pascal telah merancang bahasa portabel yang menghasilkan
intermediate code untuk mesin hipotesis. Mesin ini sering disebut dengan mesin
maya (virtual machine). Kode ini kemudian dapat digunakan di sembarang mesin
yang memiliki interpreter. Proyek Green menggunakan mesin maya untuk mengatasi
isu utama tentang netral terhadap arsitektur mesin.

Karena orang–orang di proyek Green berbasis C++ dan bukan Pascal maka
kebanyakan sintaks diambil dari C++, serta mengadopsi orientasi objek dan bukan
prosedural. Mulanya bahasa yang diciptakan diberi nama ”Oak” oleh James Gosling
yang mendapat inspirasi dari sebuah pohon yang berada pada seberang kantornya,
namun dikarenakan nama Oak sendiri merupakan nama bahasa pemrograman yang
telah ada sebelumnya, kemudian SUN menggantinya dengan JAVA.
Nama JAVA
sendiri terinspirasi pada saat mereka sedang menikmati secangkir kopi di sebuah
kedai kopi yang kemudian dengan tidak sengaja salah satu dari mereka
menyebutkan kata JAVA yang mengandung arti asal bijih kopi. Akhirnya mereka
sepakat untuk memberikan nama bahasa pemrograman tersebut dengan nama Java.



Keunggulan JAVA :

Berdasarkan white paper resmi dari SUN, Java memiliki karakteristik berikut :


  • Sederhana
    Bahasa pemrograman Java menggunakan sintaks mirip dengan C++ namun
    sintaks pada Java telah banyak diperbaiki terutama menghilangkan
    penggunaan pointer yang rumit dan multiple inheritance. Java juga
    menggunakan automatic memory allocation dan memory garbage collection.

  • Berorientasi objek (Object Oriented)
    Java mengunakan pemrograman berorientasi objek yang membuat program
    dapat dibuat secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman
    berorientasi objek memodelkan dunia nyata kedalam objek dan melakukan
    interaksi antar objek-objek tersebut.

  • Dapat didistribusi dengan mudah
    Java dibuat untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya
    libraries networking yang terintegrasi pada Java.

  • Interpreter
    Program Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine
    (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi
    Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.

  • Robust
    Java mempuyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java mempunyai
    kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa
    pemrograman lain. Java mempunyai runtime-Exception handling untuk
    membantu mengatasi error pada pemrograman.

  • Aman
    Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, Java
    memiliki beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak
    digunakan untuk merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi
    tersebut.

  • Architecture Neutral
    Program Java merupakan platform independent. Program cukup mempunyai
    satu buah versi yang dapat dijalankan pada platform yang berbeda dengan
    Java Virtual Machine.

  • Portabel
    Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform
    yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.

  • Performance
    Performance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun performance
    Java dapat ditingkatkan menggunakan kompilasi Java lain seperti buatan
    Inprise, Microsoft ataupun Symantec yang menggunakan Just In Time
    Compilers (JIT).

  • Multithreaded
    Java mempunyai kemampuan untuk membuat suatu program yang dapat
    melakukan beberapa pekerjaan secara sekaligus dan simultan.

  • Dinamis
    Java didesain untuk dapat dijalankan pada lingkungan yang dinamis. Perubahan
    pada suatu class dengan menambahkan properties ataupun method dapat
    dilakukan tanpa menggangu program yang menggunakan class tersebut.

Belajar Photoshop

Sedikit cara untuk mempercatik foto - foto pribadi anda:

Edit foto adalah start terbaik untuk memulai menggunakan tool2 Photoshop. Saya akan
mengambil contoh wajah Sophie Marceau, yang wajahnya lagi jerawatan. Karena kita belajar untuk awal mula, kita mulai dengan menghilangkan bintik2 dan menaikkan kontras sehingga foto menjadi lebih terang.

Ini gambar sebelum diedit:
Sebelum diedit

Dan ini sesudah diedit:
Sesudah diedit

Dari sini kita lihat dulu apa yang perlu diperbaiki:
Bagian yang perlu diedit

Langkah pertama, set dulu konfigurasi optimal Photoshop Anda. Hal ini penting untuk mengoptimalkan kerja Photoshop Anda.
Lalu, ini langkah2nya.
1. Naikkan kontras foto
Menaikkan Kontras

2. Bersihkan foto dengan menggunakan tool ‘Stamp’
bersihkan foto

3. Atur warna sesuai keinginan
atur warna

Menaikkan Kontras Foto
Buat satu layer duplikat seperti pada gambar. Klik kanan di layer background, pilih “Duplicate Layer…”.
buat duplikat layer

Layer duplikat ini yang akan kita edit kontrasnya. Biarlah layer asli tetap disana, sebagai cadangan jika kita tak sengaja merusak layer yang sedang kita edit.
Kemudian klik menu Image > Adjustment > Levels, atau tekan Ctrl+L.
Leveling

Anda harus selalu perhatikan dimana layer tempat Anda bekerja. Jangan sampai salah mengaktifkan layer, oke?
Sekarang perhatikan panel Levelnya, lihatlah panah kanan dan kiri.
Leveling 02

Panah kanan bertugas untuk menambah kontras terang, dan yang kiri menambah kontras gelap. Geser panah2 ini secukupnya. Disini diperlukan kepekaan Anda tentang gelap terang. Anda harus bisa mengira2 sampai dimana kontras yang tepat, yang tidak terlalu gelap atau terlalu terang. Setelah kontras yang diperlukan tercapai, klik OK.

Ada beberapa orang yang senang mengklik Auto karena mengatur kontras secara otomatis, namun saya tidak menyarankan Anda menggunakan fasilitas ini, karena tidak semua gambar akan terkontras dengan baik. Jalan terbaik mengatur kontras adalah dengan mengaturnya secara manual berdasarkan kepekaan kita sendiri.

Ada kalanya kita harus melakukan sedikit trik manipulasi untuk memperoleh kontras dan pencahayaan yang detail. Trik ini melibatkan banyak layer dan fasilitas Level yang intens. Tapi untuk awal, segini saja udah cukup deh.

Membersihkan Wajah dengan tool “Stamp”
Stamp Tool

parameter Stamp

Seperti namanya, tool “Stamp” berfungsi untuk men”stempel” area dengan “sampel” yang sudah diset sebelumnya. Disini, “Stamp” berguna untuk menutupi wajah yang berjerawat, digantikan dengan bagian kulit yang bersih. Kuncinya adalah mengetahui area yang tepat sebagai sampel Anda.
Menstempel

Pada waktu menstempel foto Anda, lagi-lagi kepekaan dan ketelitian menjadi panduan Anda untuk membersihkan wajah-wajah berjerawat. Tidak hanya jerawat, foto yang kotor dan kantung mata pun bisa Anda bersihkan. Tapi jangan lupa, sebelum menggunakan tool ini, duplikat dahulu layer yang Anda kerjakan. Hanya untuk berjaga-jaga apabila Anda salah menstempel, Anda masih mempunyai layer cadangan.

Tips untuk menstempel foto Anda:
1. Gunakan zoom sesering mungkin. Ketelitian dan ketepatan jadi faktor penting keberhasilan stempel Anda.
2. Gunakan tipe brush yang lembut (hardness = 0) untuk mendapatkan hasil yang rata.
3. Bermain-mainlah dengan opacity (transparansi) pada parameter “Stamp” pada saat menstempel area yang sulit. Stempel yang transparan membantu Anda untuk lebih akurat menutupi bagian-bagian yang halus.
Nah, selamat menstempel foto Anda.

Mengatur Intensitas Warna
Biasanya, setelah gambar dinaikkan kontrasnya, warnanya akan jadi tajam sekali. Intensitas warna yang tinggi akan membuat gambar jadi kurang normal. Hal ini bisa diatasi dengan fitur Hue and Saturation. Klik menu Image > Adjustment > Hue and Saturation, atau tekan Ctrl+U.
hue and saturation

Hue mengatur perubahan warna, jika panah di tengah digeser, warna di layer pun ikut bergeser, merah menjadi kuning, kuning menjadi hijau, dan seterusnya.

Saturation mengatur intensitas warna pada gambar. Jika panah digeser semakin ke kanan, maka warna juga akan semakin menyala. Sebaliknya jika panah digeser ke ujung kiri, tidak ada warna yang tersisa alias hitam putih.

Lightness mengatur gelap terang gambar. Tapi tidak seperti Level yang mengatur kontras, Lightness menambah warna putih jika panah digeser ke kanan dan menambah warna hitam jika digeser ke kiri.

Check box “Colorize” mengkonversi warna-warni gambar menjadi satu warna saja. Contoh penggunaan fitur ini misalnya foto sepia. Foto sepia hanya mempunyai satu unsur warna, yaitu warna sepia atau coklat muda.

Tombol Load dan Save diperuntukkan bagi Advance user yang lebih berpengalaman. Nantinya akan dibahas tersendiri.

Di bagian atas ada pilihan warna. Master adalah untuk semua warna. Maksudnya, ketika dipilih Master, jika Anda mengutak-atik Hue atau Saturation atau Lightnessnya, semua warna akan berubah (ingat, gambar terdiri dari titik-titik warna RGB -Red Green Blue-). Tetapi jika Anda memilih salah satu warna, misalnya Red, dan kemudian Anda menggeser panah Saturation, maka hanya unsur warna merah (Red) yang akan berubah. Warna lain (misalnya biru) tidak akan terpengaruh. Silakan bereksperimen dan perhatikan perubahannya.
pilih red

Sekarang kembali ke foto. Warna kulit manusia didominasi oleh dua unsur, yaitu merah dan kuning. Red dan Yellow. Dua warna ini yang harusnya Anda utik-utik, untuk mendapatkan hasil gambar yang normal, kulit muka yang segar tapi tidak “pecah”.

Tips untuk menyempurnakan warna kulit:
Pilih warna Red, kemudian geser panah Lightnessnya ke kanan, sampai angka menunjukkan +15. Kira2 dengan angka segini, kulit muka akan bertambah putih. Dan warna merah yang meradang akibat Level bisa agak diredakan. Anda bisa saja menambah putih kulit muka Anda, dengan menambah Lightness nya menjadi +50 atau lebih, tapi (masih pada warna Red) panah Saturation nya juga musti Anda tambah (geser panah ke kanan), kalau tidak foto akan menjadi pucat.

Selamat mengedit foto Anda.

Selengkapnya dapat dilihat di www.ilivetodesign.com

Belajar Animasi Menggunakan Flash

Kali ini saya akan membahas pembuatan animasi mask dengan Menggunakan Macromedia Flash MX.


Berikut langkah - langkah pembuatan animasi mask :

  1. Buka program Flash.

  2. Pilih File > new ( ctrl+n )

  3. Buka panel properties, kalau belum ada klik window > properties.

  4. Atur ukuran lembar kerja. Sebagai contoh 600 x 150 pixels, frame rates 12. Ok.

  5. Buat tulisan pada layer 1, misal: Macromedia.

  6. Tentukan akhir frame dari animasi, misal 30.

  7. Klik kanan frame 30, pilih insert key frame.

  8. Buat layer baru di atas layer 1.

  9. Buat sebuah animasi sederhana pada layer tersebut.

  10. Untuk membuat lingkaran pada stroke color pilih (none).

    Animasi berupa Lingkaran yang bergerak dari kiri ke kanan.

    Akhir frame sebaiknya sama yaitu 30.

  11. Cara membuat gerakan lingkaran.

  12. klik layer 2 untuk membuat gerakan lingkaran.

  13. klik frame 1 dan gambar sebuah lingkaran, warna terserah, ukuran sebaiknya sama dengan
    tinggi tulisan.

  14. Sebaiknya di letakkan pada awal tulisan.

  15. Klik kanan lingkaran > convert to symbol, pilih movie clip pada behavior. Ok.

  16. Klik frame 30 > klik kanan pilih insert key frame.

  17. Geser lingkaran pada akhir tulisan.

  18. Klik diantara frame 1 dan 30. klik kanan > create motion Tween.

  19. Bila muncul garis lurus berarti sudah benar, jika yang muncul garis putus - putus
    mungkin ada kesalahan, coba cermati lagi langkah di atas.

  20. Jika sudah benar, klik layer 2. klik kanan > Mask.

  21. Coba hasilnya dengan menekan Control > test movie ( ctrl+enter ).

  22. Nah, hasilnya berupa lingkaran bertuliskan Macromedia yang bergerak dari kiri ke kanan.

  23. Selamat Mencoba yauw.......